Pusat Modul Ajar
Modul ajar yang dibagikan guru-guru se-Indonesia. Cari, unduh, atau salin ke akun Anda — gratis.
Modul ajar yang dibagikan guru-guru se-Indonesia. Cari, unduh, atau salin ke akun Anda — gratis.
Modul Ajar · Kurikulum Merdeka
Dibagikan oleh
Najib Yusuf — SD Jetschool
Pengetahuan Awal
Peserta didik kelas V umumnya telah memiliki pemahaman dasar tentang peristiwa sekitar Proklamasi Kemerdekaan Indonesia, seperti pengertian proklamasi, tokoh-tokoh penting (Soekarno, Hatta), dan peristiwa Rengasdengklok. Mereka juga telah mengenal konsep kemerdekaan dan nilai-nilai perjuangan melalui pembelajaran PPKn dan Bahasa Indonesia di kelas sebelumnya. Namun, pemahaman tentang peran jasa tokoh-tokoh lain (seperti tokoh daerah, pemuda, atau ulama) masih terbatas dan perlu dikembangkan.
Minat
Siswa kelas V umumnya memiliki rasa ingin tahu yang tinggi terhadap tokoh-tokoh pahlawan dan peristiwa bersejarah, terutama yang dekat dengan kehidupan mereka. Mereka tertarik pada kisah perjuangan yang dramatis dan heroik, serta tokoh-tokoh yang memiliki latar belakang beragam. Minat terhadap peta, gambar tokoh, dan video pendek cukup tinggi, sehingga pembelajaran dapat memanfaatkan media visual untuk mempertahankan atensi.
Latar Belakang
Secara sosial, peserta didik berasal dari latar belakang keluarga yang heterogen dengan tingkat ekonomi beragam. Beberapa siswa mungkin sudah mengenal nama-nama pahlawan dari cerita orang tua atau buku bacaan, sementara yang lain belum. Secara fisik, siswa pada usia ini memiliki energi yang tinggi dan perlu aktivitas bergerak. Kebiasaan belajar mereka masih memerlukan bimbingan dalam fokus dan menyimak, namun mereka mampu bekerja dalam kelompok kecil dengan arahan yang jelas.
Kebutuhan Belajar / Diferensiasi Modalitas
Materi ini mencakup pengetahuan Konseptual berupa pemahaman tentang peristiwa Proklamasi Kemerdekaan 17 Agustus 1945, tokoh-tokoh yang berperan (seperti Soekarno, Mohammad Hatta, Ahmad Soebardjo, Fatmawati, Sayuti Melik, dll.), serta konsep jasa dan peran. Pengetahuan Prosedural meliputi kemampuan mengidentifikasi, mengurutkan peristiwa, dan menyajikan informasi tentang jasa tokoh dalam bentuk narasi atau peta pikiran.
Materi ini terhubung langsung dengan kehidupan siswa melalui peringatan Hari Kemerdekaan, upacara bendera, dan nilai-nilai perjuangan yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari seperti kerja sama, keberanian, dan tanggung jawab. Siswa dapat mengaitkan jasa tokoh dengan peran mereka di lingkungan sekolah dan keluarga.
Sedang – Materi mencakup banyak nama, tanggal, dan peristiwa yang perlu dihafal dan dipahami urutannya. Namun, relevansi dengan momen nasional dan cerita menarik membuatnya lebih mudah diterima. Alasan: siswa kelas V sudah mampu memahami kronologi sederhana, tetapi perlu bimbingan untuk menghubungkan peran tokoh secara kontekstual.
Nilai karakter yang dikembangkan meliputi: sportivitas (menghargai jasa orang lain), kerja sama (gotong royong para tokoh), kejujuran (dalam menyampaikan informasi sejarah), tanggung jawab (meneladani sikap berani dan bertanggung jawab tokoh), cinta tanah air, dan semangat kebangsaan.
Pada akhir Fase C, peserta didik mampu memahami peristiwa-peristiwa penting dalam sejarah bangsa Indonesia, khususnya sekitar Proklamasi Kemerdekaan, serta mampu mengidentifikasi jasa dan peran tokoh-tokoh yang terlibat. Peserta didik juga mampu meneladani nilai-nilai perjuangan para tokoh dalam kehidupan sehari-hari. Sub-elemen CP yang dikembangkan meliputi: (1) Mengidentifikasi tokoh-tokoh proklamasi dan tokoh lain yang berperan penting, (2) Mendeskripsikan peran dan jasa masing-masing tokoh dalam mempersiapkan dan memproklamasikan kemerdekaan, (3) Menghubungkan peristiwa sejarah dengan nilai-nilai kepahlawanan dan semangat kebangsaan, serta (4) Menunjukkan sikap menghargai jasa para pahlawan melalui tindakan nyata.
Bahasa Indonesia: Menulis teks narasi atau biografi singkat tentang tokoh proklamasi.
PPKn: Mengidentifikasi nilai-nilai perjuangan, persatuan, dan nasionalisme dari tokoh-tokoh proklamasi.
Seni Rupa: Membuat poster atau kolase yang menggambarkan peristiwa proklamasi dan peran tokoh.
Matematika: Menghitung selisih tahun atau usia tokoh pada saat proklamasi untuk melatih operasi hitung sederhana.
Pendidikan Pancasila: Mengaitkan peran tokoh dengan sila-sila Pancasila, terutama sila ke-3 (Persatuan Indonesia) dan sila ke-4 (Kerakyatan).
Pertemuan 1: Peserta didik mampu mengidentifikasi minimal 3 tokoh sekitar proklamasi kemerdekaan beserta jasa-jasanya melalui pengamatan gambar dan diskusi kelompok. (2 JP)
Pertemuan 2: Peserta didik mampu menganalisis peran tokoh-tokoh tersebut dalam peristiwa proklamasi dan menghubungkannya dengan nilai-nilai kepahlawanan dalam kehidupan sehari-hari melalui presentasi dan refleksi. (2 JP)
Model Pembelajaran: Discovery Learning (Pembelajaran Penemuan). Peserta didik dirangsang untuk menemukan sendiri konsep jasa dan peran tokoh di sekitar Proklamasi Kemerdekaan melalui pengamatan, eksplorasi, diskusi, dan penarikan kesimpulan.
Pendekatan Deep Learning (Pembelajaran Mendalam):
Metode Pembelajaran: Diskusi kelompok, tanya jawab, penugasan, presentasi, dan simulasi.
Strategi Pembelajaran Berdiferensiasi:
Pembahasan: Persiapan Proklamasi Kemerdekaan dan Tokoh-Tokoh di Sekitarnya
Bentuk: Tes lisan tanya jawab singkat dan isian singkat.
Contoh Pertanyaan:
Penilaian keaktifan/diskusi/simulasi dilakukan melalui lembar observasi guru. Lembar observasi mencakup sikap (misal: kerjasama, tanggung jawab) dan keterampilan (misal: kemampuan menyusun kronologi, menyampaikan pendapat).
Contoh Lembar Observasi Guru:
| No | Nama Siswa | Sikap (1-4) | Keterampilan (1-4) | Keterangan |
|---|---|---|---|---|
| 1 |
Penilaian diri dan rekan sebaya menggunakan rubrik sederhana.
Rubrik Penilaian (Skor 1-4):
| Skor | Kategori |
|---|---|
| 1 | Kurang |
| 2 | Cukup |
| 3 | Baik |
| 4 | Sangat Baik |
Nilai = (skor diperoleh / skor maksimal) × 100.
Jawablah pertanyaan berikut dengan jujur:
Guru mengisi refleksi setelah pembelajaran:
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)
Nama: ____________________
Kelas: ____________________
Tanggal: ____________________
Pasangkan nama tokoh di sebelah kiri dengan perannya di sebelah kanan dengan menuliskan huruf yang sesuai pada kolom jawaban.
| No | Tokoh | Jawaban | Peran |
|---|---|---|---|
| 1 | Ir. Soekarno | ... | A. Menjahit Bendera Merah Putih |
| 2 | Drs. Moh. Hatta | ... | B. Mengusulkan kalimat pertama teks proklamasi |
| 3 | Ahmad Soebardjo | ... | C. Membacakan Teks Proklamasi |
| 4 | Fatmawati | ... | D. Mendampingi Ir. Soekarno saat proklamasi |
| 5 | Chaerul Saleh | ... | E. Golongan muda yang mendesak proklamasi segera |
Jawaban:
Jawablah pertanyaan berikut dengan singkat dan jelas!
Apa yang menyebabkan terjadinya peristiwa Rengasdengklok?
Siapa saja tokoh yang terlibat dalam penyusunan teks proklamasi?
Di manakah teks proklamasi diketik? Siapa yang mengetiknya?
Pilihlah satu tokoh yang paling kamu kagumi dari sekitar proklamasi. Tuliskan pesan atau nilai yang dapat kamu teladani dari tokoh tersebut!
Anak-anak hebat, tahukah kalian bahwa kemerdekaan Indonesia tidak diraih dengan mudah? Banyak tokoh yang berjasa dan berperan penting dalam mempersiapkan proklamasi. Mari kita kenali mereka!
Siapa Saja Tokoh di Sekitar Proklamasi? Tokoh utama adalah Ir. Soekarno dan Drs. Moh. Hatta. Mereka berdua disebut sebagai Bapak Proklamator. Selain itu, ada juga tokoh lain seperti Mr. Ahmad Soebardjo, Fatmawati, Sukarni, Chaherul Saleh, dan Wikana. Mereka semua bekerja keras dalam perjuangan kemerdekaan.
Peristiwa Penting: Rengasdengklok Sebelum proklamasi, terjadi peristiwa Rengasdengklok. Golongan muda (seperti Sukarni dan Chaherul Saleh) membawa Soekarno dan Hatta ke Rengasdengklok agar segera memproklamasikan kemerdekaan tanpa menunggu janji Jepang. Di sana, mereka berdiskusi dan akhirnya mencapai kesepakatan. Peristiwa ini menunjukkan kerja keras para pemuda untuk segera merdeka.
Perumusan Naskah Proklamasi Naskah proklamasi dirumuskan di rumah Laksamana Maeda. Tokoh yang turut serta antara lain Ir. Soekarno, Drs. Moh. Hatta, Mr. Ahmad Soebardjo, dan Sukarni. Mereka menulis naskah dengan singkat dan jelas. Kalimat pertama "Kami bangsa Indonesia dengan ini menyatakan kemerdekaan Indonesia" adalah usulan dari Drs. Moh. Hatta. Setelah selesai, naskah diketik oleh Sayuti Melik.
Detik-detik Pembacaan Proklamasi Pada 17 Agustus 1945, pukul 10.00 WIB, Ir. Soekarno didampingi Drs. Moh. Hatta membacakan teks proklamasi di Jalan Pegangsaan Timur No. 56 Jakarta. Momen ini adalah puncak perjuangan bangsa Indonesia. Bendera Merah Putih yang dijahit oleh Fatmawati dikibarkan oleh Suhud dan Latif Hendraningrat. Semua rakyat bersorak gembira menandai lahirnya Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Pesan untuk Kita Jasa para tokoh ini sangat besar. Mereka berjuang tanpa pamrih demi kemerdekaan. Sebagai pelajar, kita harus menghargai jasa mereka dengan belajar sungguh-sungguh, menjaga persatuan, dan meneruskan cita-cita bangsa. Mari kita teladani semangat dan kerja keras mereka!
| Kriteria | Sangat Baik (4) | Baik (3) | Cukup (2) | Perlu Bimbingan (1) |
|---|---|---|---|---|
| Pemahaman tentang jasa dan peran tokoh | Menyebutkan minimal 5 tokoh dan menjelaskan perannya dengan tepat tanpa kesalahan. | Menyebutkan 3-4 tokoh dan menjelaskan perannya dengan sedikit kesalahan. | Menyebutkan 1-2 tokoh dan menjelaskan perannya dengan beberapa kesalahan. | Tidak dapat menyebutkan nama tokoh atau perannya. |
| Kemampuan menjelaskan peristiwa persiapan proklamasi | Menjelaskan secara runtut peristiwa Rengasdengklok, perumusan teks proklamasi, dan pembacaan proklamasi dengan detail. | Menjelaskan sebagian besar peristiwa dengan runtut, namun ada yang terlewat. | Menjelaskan hanya satu peristiwa atau tidak runtut. | Tidak dapat menjelaskan peristiwa apa pun. |
| Sikap menghargai jasa pahlawan | Menunjukkan rasa bangga dan hormat, serta memberikan contoh konkret cara menghargai jasa pahlawan dalam kehidupan sehari-hari. | Menunjukkan rasa bangga dan hormat, namun contoh kurang konkret. | Menunjukkan rasa hormat tetapi tidak memberikan contoh. | Tidak menunjukkan sikap menghargai. |
| Partisipasi dalam diskusi kelompok | Aktif mengemukakan pendapat, mendengarkan teman, dan bekerja sama dengan sangat baik. | Aktif bertanya atau menjawab, namun kurang dalam kerja sama. | Kurang aktif, hanya diam atau jarang bicara. | Tidak berpartisipasi sama sekali. |
Rumus Nilai: Nilai Akhir = (Total Skor : 16) x 100
Contoh: Jika seorang siswa mendapat skor 3 untuk Pemahaman, 3 untuk Penjelasan Peristiwa, 4 untuk Sikap, dan 2 untuk Partisipasi, maka total skor = 12. Nilai akhir = (12/16) x 100 = 75.
Badan yang dibentuk oleh Jepang untuk mempersiapkan kemerdekaan Indonesia adalah … a. PPKI b. BPUPKI c. KNIP d. PETA
Tokoh yang mengusulkan dasar negara Pancasila dalam sidang BPUPKI pada 1 Juni 1945 adalah … a. Drs. Moh. Hatta b. Mr. Muh. Yamin c. Mr. Soepomo d. Ir. Soekarno
Peristiwa Rengasdengklok terjadi karena adanya … a. perbedaan pendapat antara golongan muda dan golongan tua mengenai waktu proklamasi b. penculikan Ir. Soekarno dan Drs. Moh. Hatta oleh Belanda c. serangan tentara Jepang terhadap markas PETA d. kegagalan perundingan Indonesia-Belanda
Naskah Proklamasi Kemerdekaan Indonesia ditandatangani oleh … a. Ir. Soekarno b. Drs. Moh. Hatta c. Ir. Soekarno dan Drs. Moh. Hatta d. Ir. Soekarno, Drs. Moh. Hatta, dan Mr. Ahmad Subarjo
Teks Proklamasi diketik oleh … a. Sayuti Melik b. B.M. Diah c. Sutan Syahrir d. Wikana
Kunci Jawaban
| No | Jawaban |
|---|---|
| 1 | b |
| 2 | d |
| 3 | a |
| 4 | c |
| 5 | a |
Salin ke akun saya membuat salinan yang bisa Anda ubah dan sesuaikan dengan sekolah Anda — gratis.
Pembahasan: Detik-Detik Proklamasi dan Peran Tokoh di Sekitarnya
Tokoh pilihan: ____________________
Pesan/nilai yang diteladani:
(.......................................)
Paraf Guru (.......................................)